
ABG merupakan konsentrat organik dan nutrisi tanaman hasil ekstraksi secara mikrobiologis melalui proses fermentasi berbagai bahan organik berkualitas tinggi (ikan, ternak dan tanaman), mengandung senyawa bioaktif (plant growth promoting agent, asam-asam amino, enzim), mikroba menguntungkan (pengurai, penambat N, pelarut fosfat dan penghasil fitohormon) dan diperkaya dengan hara esensil
ABG - DAUN (D)
• Meningkatkan pertumbuhan akar, tunas, pucuk, daun tanaman pangan, sayuran, tanaman perkebunan, buah-buahan, bibit tanaman, dan tanaman hias
• Meningkatkan efisiensi pemupukan, kesehatan tanaman, ketahanan terhadap penyakit dan hasil tanaman
• Perendaman benih (dipping) untuk meningkatkan kesehatan tanaman dan mempercepat pertumbuhan.
• Digunakan hingga tanaman menjelang berbunga (1 - 3 kali), dengan interval 10 hari untuk tanaman semusim, sedangkan untuk tanaman tahunan interval 1 – 2 bulan
KANDUNGAN DAN KOMPISISI
2 % C-org, 14% N, 6% P2O5, 8% K2O, 0,8% CaO, 0,5% MgO, 1% S dan mikro (B, Fe, Zn, Mn, Mo, Cu), asam-asam amino dan senyawa bioaktif (GA3 400 ppm).
DOSIS DAN TEKNIK APLIKASI
• Tanaman Pangan & Sayuran: Larutkan 1 - 2 cc/L air , siramkan pada perakaran atau semprotkan pada tanaman (1 – 3 kali) dengan interval 7 – 10 hari.
• Tanaman Pembibitan/Tanaman pot : Larutkan 1 – 2 cc /L air, siramkan & semprotkan 50 – 300 mL/ tanaman, interval aplikasi 10 - 14 hari
• Tanaman Hias: Larutkan 1 – 2 cc/L air, disiramkan dan disemprotkan pada tanaman. Interval aplikasi 10 – 14 hari
• Tanaman Tahunan. Larutkan 2 – 4 cc /Lair, siramkan 0,5 – 5 L larutan/pohon pada perakaran tanaman. Interval aplikasi 30 – 60 hari. Untuk rehabilitasi tanaman tidak produktif berikan 3 – 4 kali berturut-turut dengan interval 10 -14 hari
• Ternak/Ikan: Campurkan 10 – 20 cc untuk 4 – 5 kg pakan ikan. Untuk ternak diberi melalui air minum dengan konsentrasi 1 cc /L air atau disiramkan pada pakan.
ISI Netto = 250 cc (1 tutup = 10 cc)
[Jumat, Juli 10, 2009
|
0
komentar
]












0 komentar
Poskan Komentar